Pantai srau kami datang

Assalamu’alaikum

masih dalam acara lebaran kami sekaum mengadakan acara anjangsana. setelah kemarin puter-puter di karesidenan madium selanjutnya akan menjarah ke kota batu akik atau pacitan.
tepatnya kerumah salah satu temen, saudara, kerabat, kami yang empunya nama pranika/plecun. anak dari ibu bapaknya yang berdomisili di kota pacitan desa tegalombo. saya tidak akan membahas tentang biografi makluk yang satu ini (pranika) lebih jauh dan lebih mendalam.
langsung saja saya share oleh-oleh dari perjalanan kami sehari hampir semalam di kota pacitan tersebut.

berangkat dari basecamp lebih kurang pukul 10.30 kami mulai menggeber kuda besi masing-masing menuju tegalombo. 13 orang dengan 7 sepeda motor bersama berangkat, walau minus beberapa anggota yang berhalangan untuk ikut serta kami tetap bersemangat memacu kendaraan masing-masing menelusuri kelamnya aspal di hujani terik dengan jalanan khas bebukitan yang naik turun dan berliku-liku.
setelah hampir 2 jam kami sampai di kediaman pranika di desa tegalombo.letih,lesu terobati dengan sambutan hangat keluarga dan suasana sejuk semilir pegunungan yang membangkitkan orama kantuk pada diri saya khusunya. namun setelah salim-salim kami masih sempet selfiria di sekitaran rumah pranika.
berikut hasil jepretan para photograper dengan model-model alay ala pradesga

 

mas buyung unjuk gigi
mas buyung unjuk gigi

yang di atas nama nya adik kita Ismed sofian  buyung, artis muda di pradesga yang sedang naik daun sambil bilang pucuk,pucuk,pucuk… 😀
gladi bersih buat tingkepan ya mas?… 😀

Bajing Loncat
Bajing Loncat

Sebut saja namanya mawar, 😀 tupai lihat kelapa ya,,, seperti itulah jadinya.

ngak ada ketupat kelapa muda pun asik
ngak ada ketupat kelapa muda pun asik

dari kiri ke kanan : hafiz, arif(klo ngk salah), bay, triando, emil Alwan, henry, Mardian(nampak kakinya saja)

mencari solusi pada sebutir kopi
mencari solusi pada sebutir kopi

mungkin biar kelihatan anak kota, pura-pura heran melihat biji kopi yang baru di petik dari pohon nya, untuk jelasnya silahkan nanya langsung sama yang bersangkutan yoga feat defrian.

sementara yang lain asik berselfieria dan pesta minum es kelapa muda (baca es degan) perlu di ketahui bahwa saya sendiri sedang tidur manis dalam pelukan sejuknya semilir angin pegunungan.

Setelah hari mulai menjelang sore maka kami berpamitan, untuk melanjutkan perjalanan menuju salah satu object wisata di kota pacitan. masih dalam perdebatan yang belum menemui titik terang kami tetap berangkat menuju object wisata tersebut,ada 3 pilihan yang ketiganya adalah pantai, 1 pantai teleng ria, 2 pantai srau, 3 pantai kleyer. setelah terjadi perundingan singkat melalui media sms maka kami memustuskan untuk pergi ke pantai Srau. saya, triando, dan si bay termasuk rombongan terakhir yang sampai di pantai srau. sekali lagi cita-cita untuk menyaksikan sunset di pantai gagal lagi, karena ketika kami bertiga nyampek matahai sudah terlanjur beranjak ke sisi lain dari belahan bumi ini. sedih deh jadinya tapi debur ombak dan hamparan pasir putih telah menghapus kesedihan itu dengan senyum dan lambaian lembutnya yang tak mampu aku utarakan keindahan nya.

berikut hasil jepretan alayer-alayer di pantai Srau.

persahabatn itu bagai kepompong
persahabatn itu bagai kepompong

yang cowok-cowok udah kenalkan(lihat capture di photo atassss) yang cewek namanya elbaz sementara menjadi orang paling cantik dalam rombongan.

Muncul sifat Aslinya
Muncul sifat Aslinya

mereka yang biasanya jantan dan beringasan langsung deh kelihatan aslinya ketika memegang tongsis dan melihat pemandangan yang cucok buat selfie.

Ada apa dengan mereka
Ada apa dengan mereka

A2DM : Ada apa dengan mereka. apa yang anda fikirkan?….. kira-kira sendiri ya ada apa dengan mereka 😀

Sunset Gate
Sunset Gate

kutitipkan pada gerbang senja

kularung kenangan seiring ombak yang menyapa pantai
sampaikan pada senja hingga melarungnya pada kelam
hingga mimpi akan menjadikan segalanya sebuah ilusi
yang hanya kita dan cerita yang akan mengenang
(admin mencoba berpuisi)

kulukis ayumu pada rona senja
kulukis ayumu pada rona senja

lihatlah dari kedalaman hati tentang kebahagian henry, sejenak melupakan seabrek coding yang tak bisa di baca menikmati keindahan senja di pantai Srau.

Coba Kau tunjuk satu bintang
Coba Kau tunjuk satu bintang

A2LDM : ada apa lagi dengan mereka model di perankan oleh Elbaz dan Pranika. bagus ya…(pemandangan nya) ?….

demikian sebagian hasil jepretan kami sebagai oleh-oleh dari perjalanan sehari di kota pacitan, setelah makan kami segera berangkat untuk pulang kembali ke habitat kami di Ponorogo. dengan berbagai cerita seru yang tidak penting (maka nya tidak saya tulis) dalam perjalan pulang akhirnya sekitar pukul 10.30 malam kami sampai di Ponorogo.

perjalanan yang cukup melelahkan namun sangat menyenangkan, semoga di hari kedepan kami bisa mengulangnya kembali dengan suasana yang lebih asik, dan sekarang liburan telah usai waktunya kembali bekerja dan berjalan dalam titian takdir kita masing-masing saudaraku 😀

caiyo……

Wasalamu’alikum.

One comment

  1. walaupun sudah beberapaka kali ke pacitan malah belum penah ke pantai ini. Trims infonya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *